Akses dari Malaysia dengan nyaman dicapai via perjalanan bus 90 menit dan dua titik imigrasi dimana pelancong dapat menyeberang ke Thailand dan sebaliknya. Dengan pelayanan Amphoe Su-ngai Kolok sebagai pusat ekonomi dan pusat turis di perbatasan, provinsi ini menyambut banyak pelancong Malaysia dan Singapura di waktu liburan pendek atau dalam kegiatan shopping.
Secara geografis, Narathiwat berada di Timur Laut teluk Peninsula Malay. Perbatasan Utara adalah Provinsi Pattani dan semenanjung Thailand, bagian Barat adalah provinsi Yala, perbatasan Timur adalah Semenanjung Thailand dan di bagian Selatan adalah Kelantan Malaysia. Tanah datar ada di Maenam Sai Buri, Maenam Bang Nara, Maenam Tak Bai dan Maenam Su-ngai Kolok yang berdekatan dengan semenanjung.
| Narathad Beach |
Narathiwat secara literal berarti “tempat tinggal orang-orang baik”. Kota Narathiwat memiliki kekayaan budaya dan keaslian dengan desa-desanya. Penduduk Narathiwat sebagian besar adalah petani dan nelayan dengan mayoritas beragama Islam yang berbicara dan menulis dengan bahasa Jawi (Jawi punya akar dari bahasa Melayu dan memakai konsonan dan alpabet Arab. Indonesia: Arab Pego). Sebagai contoh, Narathiwat adalah wilayah yang menakjubkan dan unik dengan aliran budaya yang konstan dan perdagangan antara orang Thailand dan Malaysia.
Materai atau Simbol Provinsi
Simbol atau Materai provinsi digambarkan dengan kapal layar dengan gambar gajah putih diatas pelayaran yang berbentuk lingkaran. Ini menggambarkan bahwa Narathiwat adalah provinsi dengan lautan, terikat dengan kegiatan nelayan dan perdagangan dengan negara tetangga dan bahwa provinsi ini memiliki gajah putih yang dinamakan Phra Sri Nararat Rajakarin.
Sejarah Narathiwat
Di masa lalu, Narathiwat adalah batas wilayah paling Selatan yang dinamakan “Bang Bang Nara” atau “Manalo”. Letaknya dekat dengan Maenam Bang Nara dan laut. Dalam pemerintahan King Rama I, wilayah desa ini berada di bawah administrasi Sai Buri. Belakangan berada dibawa administrasi kota Ra Ngae yang adalah provinsi Pattani.
Pada tahun 1906, Bang Nara menjadi kota perdagangan besar dengan transportasi darat dan laut yang baik sekali. King Rama V memindahkan kantor administrasi dari Ra Ngae ke Manalo. Pada tahun 1915, King Rama VI mengganti nama kota itu menjadi “Narathiwat”.
Narathiwat Saat Ini
Narathiwat saat ini dibagi dalam 12 distrik, yang dinamai Mueang, Ra-ngae, Su-ngai Padi, Sungai Kolok, Ruso, Yi-ngo, Waeng, Bacho, Tak Bai, Si Sakhon, Sukhirin, Chanae dan satu sub district dari Cho Ai Rong.
Jarak dari kota Amphoe Mueang ke distrik Tetangga
- Chanae 47 km
- Cho Ai Rong 31 km
- Tak Bai 33 km
- Bacho 28 km
- Yi-ngo 18 km
- Ra-ngae 24 km
- Ruso 48 km
- Waeng 83 km
- Sukhirin 112 km
- Su-ngai Kolok 63 km
- Su-ngai Padi 49 km
Sumber: http://thailand.panduanwisata.id/2009/10/06/provinsi-narathiwat/ dengan ubahan seperlunya.
Narathad Beach
Photo By Wardah (wardatulhusniah4@gmail.com)
Taman Sungai Kolok
Perbatasan Thailan-Malaysia
Photo By Wardah (wardatulhusniah4@gmail.com)







